Cara Update Theme WordPress Tanpa Kehilangan Modifikasi

0
28
views

WordPress terus mengupdate situs mereka dengan mendownload core baru dan pluginnya. Dan rekomendasi yang sering pengguna dengara adalah pembaharuan tema WordPress. Banyak dari mereka ingin mengupdate tapi khawatir jika mereka mungkin harus menyesuaikan ulang situs mereka dari awal. WordPress adalah platform yang memungkinkan jutaan pengguna untuk membuat situs mereka sendiri.

Meskipun memodifikasi kode atau penambahan plugin untuk menunjang fungsi situs anda. Melakukan pembaharuan pada theme wordpress tidaklah rumit tanpa kehilangan salah satu perubahan yang anda buat. Tujuan pembaharuan pada tema ini adalah untuk memberikan tampilan segar, penting dalam hal keamanan dan fitur baru lainnya. Hal lain yang perlu diperhatikan lebih lanjut adalah bahwa sebagian besar perubahan yang dilakukan wordpress adalah ireversibel, yang berarti bahwa anda harus sangat berhati-hati sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

Ini adalah prosedur yang anda harus ikuti jika anda tidak ingin kehilangan perubahan yang anda lakukan sebelumnnya.

Langkah 1: Back Up

Sebelum melakukan proses update pada tema wordpress anda ada baiknya melakukan back up situs anda termasuk database dan data penting lainnya. Hal ini bertujuan agar ketika proses update terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi, contohnya server crash atau update tema tiba-tiba berhenti. Hal ini mengesalkan bukan? Sekarang ini banyak tools yang bisa digunakan untuk melakukan back up secara otomatis baik berbayar (Premium) atau pun yang gratis (Free).

Langka 2: Identifikasi Kostumisasi Anda

Mengidentifikasi perubahan yang telah dilakukan adalah salah satu aspek yang paling membosankan saat ada pembaharuan pada tema. Terkecuali anda memiliki child theme, anda harus mengindentifikasi semua kustomisasi yang telah anda buat. Jika anda belum membuat banyak perubahan pada tema anda saat ini, anda hanya perlu  mengulang perubahan tersebut pada tema yang baru. Tapi jika anda sudah membuat banyak perubahan dan anda bahkan tidak bisa mengingat seteh perubahan pun dari tema modifikasian anda, maka itu akan menjadi sangat slit untuk terus mengindentifikasi setiap perubahan yang anda lakukan.

Jadi menyalin tema kedalam folder child theme adalah yang tepat dan terbaik anda lakukan. Anda dapat menerapkan penggunaan program teks seperti Notepad++ untuk windows atau kaleidoscope jika anda menggunakan Mac. Anda dapat menggunakan alat ini untuk membandingkan file yang disesuaikan dengan kode aslinya, sehingga anda dapat dengan mudah mengidentifikasi perubahan yang telah anda buat.

Langkah 3: Membuat Child Theme

Membuat Child Theme adalah bagian penting jika anda memperbaharui tema wordpress anda tanpa kehilangan data anda, dan ada dua cara untuk melakukan hal tersebut. Cara termudah adalah dengan menggunakan One-Click Plugin Child Theme. Plugin ini memungkinkan ada untuk membuat Child Theme dalam beberapa detik, secara harfiah. Namu, dengan menggunakan plugin ini tidak akan memungkinkan anda untuk menyimpan atau memulihkan salah satu kustomisasi yang telah anda buat dalam file anda saat ini, dan membutuhkan pendekatan yang berbeda.

Mirip dengan metode yang pertama, metode lain untuk menciptakan child theme dengan melibatkan penambahan beberapa file dalam folder child theme yang relatif mudah.

Buat file baru “functions.php” dan “style.css” untuk child theme baru. Lakukan ini menggunakan potongan kode dari langkah sebelumnya. File-file yang baru dibuat tidak harus menyertakan seluaruh stylesheet, tetapi hanya penyesuaian pribadi anda karena semua kode lainnya akan diambil dari tema induk/ tema utama.

File functions.php haru terlihat seperti ini :

<?php

//Kode PHP anda disini

?>

File style.css file harus terlihat seperti ini :

/* Theme Name: Twenty Fifteen Child Theme

URI: http://sample.com/twenty-fifteen-child/ Description: Twenty Fifteen Child Theme

Author: Sample Name Author

URI: http://sample.com

Template: twentysixteen

Version: 1.0.0 */ @import url(“../twenty-fifteen/style.css”);

/* =Your custom CSS goes below this line ——————————————————– */

kode diatas adalah kode penting untuk diingat bahwa semua karakter yang case sensitive dan perlu pencocokan yang tepat pada tema induk. Langkah berikutnya adalah untuk menyimpan semua file, termasuk file yang telah anda kustomisasi atau baru ditambahkan dari tema induk dan memindahkannya kedalam folder child theme anda. Pastikan bahwa urutan file dari child theme sama persis dengan tema induk. Setelah itu kompres folder tersebut kedalam file .zip dan upload.

Langkah 4: Memperbaharui Tema Utama/Induk

Cukup pergi ke Dashboard Anda> Pembaruan, dan klik pada “informasi tema Anda.” Dan meskipun ini akan menghapus sementara semua kustomisasi Anda, Anda akan mendapatkannya kembali dilangkah terakhir.

Langkah 5: Install Child Theme

Untuk menginstall Child Theme yang anda buat pada langkah ke 3, anda hanya perlu ke Appearance > Themes > Add New. Disini anda dapat meng-upload child theme seperti anda menginstall tema pada umumnya. melakukan ini akan mengembalikan semua kustomisasi anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here